Bagaimana pendapat antum tentang isi blog ini ?

Senin, 21 April 2014

Benarkah Tidak Boleh Membicarakan Masalah Fitnah Sama Sekali


Tidak Boleh Membicarakan Masalah Fitnah Sama Sekali1 

BENARKAH TIDAK BOLEH MEMBICARAKAN MASALAH FITNAH SAMA SEKALI

Asy-Syaikh Shalih Al-Fauzan hafizhahullah

Penanya:  Semoga Allah berbuat baik kepada Anda wahai Shahibul Fadhilah, penanya di sini mengatakan: “Bagaimana pendapat Anda tentang orang yang mengatakan bahwa apa yang muncul dari mereka (orang-orang yang menyimpang –pent) berupa fitnah, sepantasnyalah untuk menghindari, menjauh, tidak membicarakannya terlalu jauh dan tidak mengingkarinya, dan apakah pernyataannya ini menunjukkan kebodohan atau kerusakan pada manhajnya?”

Asy-Syaikh:
Ucapan ini tidak benar, tidak benar bahwa wajib untuk mendiamkan kesalahan mereka dan tidak membicarakannya terlalu jauh, yang benar adalah wajib untuk menjelaskan kesesatan mereka dan menjelaskan kesalahan mereka, agar orang lain tidak tertipu dengan mereka.
Adapun jika kita bersikap diam membiarkan tanpa membantah mereka, maka kejahatan mereka akan menyebar di tengah-tengah para pemuda kaum Muslimin. Jadi harus menghadang mereka, membongkar syubhat-syubhat mereka, membantah kebathilan mereka, sampai benar-benar jelas duduk perkaranya.

Allah Jalla wa Ala telah membantah orang-orang kafir, orang-orang musyrik dan orang-orang munafik, tanpa membiarkan syubhat-syubhat mereka menyebar di tengah-tengah manusia. Bahkan Allah Subhanahu wa Ta’ala membongkar kebathilannya dan membantahnya dalam ayat-ayat Kitab-Nya yang muhkam, dengan tujuan agar tidak ada manusia yang tertipu dengan syubhat-syubhat itu.

Sumber artikel:
http://www.alfawzan.af.org.sa/index.php?q=node/8921

Alih bahasa: Abu Almass

Ahad, 13 Jumaadats Tsaniyah 1435 H

Sumber Tulisan: forumsalafy.net

Audio: Kajian Salafiyyah Indonesia Sabtu-Ahad 19-20 Jumadal Akhirah 1435H / 19-20 April 2014M


Berikut Rekaman Kajian yang di adakan di beberapa tempat di Indonesia Hari Sabtu dan Ahad. Tanggal 19-20 Jumadal Akhirah 1435H /19-20 April 2014H.

Kamis, 17 April 2014

Silsilah Maqalat Manhajiyyah asy-Syaikh Zaid al-Madkhali rahimahullah


[ Bantahan terhadad Ahlul Ahwa bukanlah tindakan Mencari-cari Aib]

Bantahan terhadap ahlul ahwa’, ahlul bid’ah, dan orang-orang yang terang-terangan dalam maksiat bukan termasuk upaya mencari-cari ketergelinciran, bukan pula mencari-cari aib dan kesalahan, bukan pula upaya menampakkan kejelekan-kejelekan, sebagaimana dianggap oleh sebagian orang yang lemah pemahamannya, dan rancu padanya urusan kebenaran akibat kekurangannya dalam bidang ilmu.

Bahkan itu (bantahan tersebut) termasuk jihad fi sabilillah dengan pena dan lisan, karena di dalamnya merupakan upaya menghancurkan kebatilan, menjelaskan kebenaran, dan memberikan nasehat kepada umat.

Sekelumit Kisah Perpartaian Di Yaman Dan Sikap Ulama Terhadapnya

بسم الله الرحمن الرحيم


Keterangan: situs-situs rujukan yang kami sebutkan linknya adalah situs berbahasa arab, hanya ada satu yang memiliki translate resmi bahasa inggris. Mohon dimaklumi.

Tidak asing lagi bahwa hampir semua negara islam atau negara yang mayoritas penduduknya muslim diuji dengan keberadaan sistem demokrasi dalam memilih para pemimpin. Temasuk diantaranya Yaman. Sebuah negara yang terletak di kawasan Timur Tengah berbatasan langsung dengan Arab Saudi dan Oman. Berpenduduk sekitar 25 juta jiwa.
Silahkan merujuk profil singkatnya di link berikut: http://ar.wikipedia.org/wiki/%D8%A7%D9%84%D9%8A%D9%85%D9%86 Atau: http://id.wikipedia.org/wiki/Yaman

Karena Yaman memakai sistem demokrasi, maka harus ada beberapa partai yang bertarung berebut kursi kepemimpinan. Dan di Yaman ada sekitar 26 partai yang bertarung untuk berebut kedudukan ini.
Lihat profil partai di Yaman pada link berikut: http://ar.wikipedia.org/wiki/%D8%A7%D9%84%D8%A3%D8%AD%D8%B2%D8%A7%D8%A8_%D8%A7%D9%84%D8%B3%D9%8A%D8%A7%D8%B3%D9%8A%D8%A9_%D8%A7%D9%84%D9%8A%D9%85%D9%86%D9%8A%D8%A9

Diantara partai-partai tersebut …..

Selasa, 15 April 2014

Kerajaan Arab Saudi Telah Mengumumkan IM (Ikhwanul Muslimin) Termasuk Kelompok Teroris

Kerajaan Arab Saudi Telah Mengumumkan IM Ikhwanul Muslimin Termasuk Kelompok Teroris

Kerajaan Arab Saudi Telah Mengumumkan IM (Ikhwanul Muslimin) Termasuk Kelompok Teroris
(Membongkar Pengkhianatan Besar Halabiyun Rodjaiyun Firanda Dkk. Terhadap Pemerintah Saudi Arabia)

Tujuan penulisan:
a.Membuktikan kepada pembaca bahwa sebelum dedengkot Halabiyun Rodjaiyun Firanda dan kawan-kawannya di pasca sarjana Madinah mengumumkan fatwa pemilunya yang menyerukan seluruh kaum muslimin Indonesia mendukung PKS (Partai iKhwanul muSlimin), pemerintah Arab Saudi telah memutuskan tentang haramnya bersikap loyal kepada kelompok Ikhwanul Muslimin yang digolongkan sebagai organisasi teroris. Loyalitas terhadapnya secara tindakan atau ucapan, sebagai kriminal atau kejahatan yang pelakunya akan mendapatkan hukuman atas perbuatannya (lebih jelasnya lihat poin 4 keputusan pemerintah Arab Saudi).

Uraian
"Dipersilakan untuk menyebarluaskan isi dari blog ini untuk kepentingan da'wah, tanpa tujuan komersil dengan menyertakan URL sumber. Jazakumullohu khairan."